Nemukabar.com - Saat ini Joko Widodo resmi menjadi Presiden Indonesia terpilih pasca ditolaknya gugatan koalisi Merah Putih oleh Hakim Mahkamah Konstitus (MK) pada hari Kamis (21/8/2014) yang lalu. Sejak itulah, Mantan Walikota Solo itu langsung mendapatkan pengamanan ekstra dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Meski mendapatkan fasilitas pengamanan super ketat, Jokowi panggilan akrabnya tak ingin dibatasi oleh Paspampres, ia tetap ingin bisa bersentuhan dengan rakyat yang nanti akan dipimpinnya.
"Meskipun pengamanannya ketat, tapi saya ya tidak ingin ada jarak antara saya dan masyarakat, tadi malam sudah dibicarakan," ujar Jokowi di Jakarta Utara, Sabtu (23/8/2014).
Pengamanan VVIP ini dilakukan demi keamanan sang Presiden terpilih tersebut, hanya saja ia tetap ingin bisa blusukan dan berinteraksi dengan para awak media maupun rakyat Indonesia.
Disampaikan Jokowi, petinggi Paspampres pun sudah mengindahkan permintaan Jokowi tersebut, hanya saja ia diharapkan untuk tetap berkomunikasi dengan mereka.
"Paspampres udah ngerti, bilang 'Bisa pak, ndak apap-apa, yang penting tetap beritahukan kepada kami'. Lalu bagaimana kalau mendadak, mereka bilang 'ndak apa-apa Pak'," terangnya.
Deputi tim transisi Jokowi-JK, Andi Widjajanto menegaskan jika Jokowi tak ingin pengamanan ini justru membuat jarak antara rakyat dan Presidennya. Untuk memenuhi keinginan Gubernur DKI Jakarta aktif itu, akan ada tiga kolonel Paspamper yang akanakan melakukan pengamanan ujicoba hingga hingga dirasa Jokowi nyaman dan cocok. Meskipun demikian, standarisasi pengamanan pun tetap dijalankan.
"Pak Jokowi tidak mau ada perubahan drastis, kita coba dulu hingga minggu depan. Kita akan berkooridnasi dan melakukan evaluasi," terang Andi.
Baca juga : Jokowi Minta Jumlah Paspampres dikurangi?
Baca juga : Jokowi Minta Jumlah Paspampres dikurangi?
Sebelumnya, baik Jokowi maupun Jusuf Kalla telah mendapatkan pengamanan ekstra dari pihak kepolisian, namun saat putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) beberapa waktu yang lalu telah diputuskan, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik pun langsung melakukan serah terima tugas pengamanan ke Paspampres untuk mengambil alih pengamanan terhadap pasangan Jokowi-JK.
"Pengamanan yang telah dilakukan oleh jajaran Kepolisian telah berakhir, pengamanan selanjutnya akan dilaksanakan oleh Paspampres sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. KPU secara resmi mencabut tugas dan kewenangan Polisi yang sudah melaksanakan tugas," ujar Husni Kamil Manik, Jumat (22/8/2014).
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Paspampres Lakukan Pengamanan Uji Coba Untuk Jokowi-JK
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
15:56
Rating:

No comments:
- Berikan respon anda dengan memberikan komentar yang baik. Baca Disclaimer.
- Kotak komentar ini hanya dikhususkan bagi pengunjung yang memiliki akun Google (Gmail / Google Plus).
- Jika anda tidak memiliki akun Google, silahkan berkomentar via Facebook di bagian atas.