Nemukabar.com - Penutupan lokalisasi Gang Dolly merupakan sejarah tersendiri bagi kota Surabaya. Lokalisasi yang disebut-sebut sebagai yang terbesar se-Asia Tenggara ini pun akhirnya bertekuk lutut pada keberanian sang Walikota Surabaya Tri Rismaharini.
Semangat dan keberanian Pemkot Surabaya ini pun mendapatkan apresiasi dari Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri yang juga ikut hadir dalam deklarasi penutupan Gang Dolly Rabu malam.
"Deklarasi tersebut adalah sejarah bagi kota Surabaya. Lokalisasi yang usianya hapir 100 tahun itu bisa ditutup," ujar Mensos di Gedung Islamic Center Surabaya, Rabu (18/6/2014).
Selain itu Salim Segaf Al Jufri juga membandingkan antara Indonesia dan negara Tiongkok. Meskipun di negara berpenduduk terbanyak di dunia itu bukan merupakan negara mayoritas beragama. Namun di sana tak ada lokalisasi prostitusi.
Rencana penutupan Gang Dolly ini memang sudah merupakan wacara tiga tahun silam, hanya saja berbagai aspek menjadi pertimbangan seperti halnya dengan perekonomian warga dan psikologis anak-anak di kawasan lokalisasi Gang Dolly.
Tapi dengan sikap tegas dari Pemerintah Kota Surabaya bersama dengan Walikota Tri Rismaharini. Dengan berbagai negoisasi dan pencarian solusi yang konkret akhirnya Gang Dolly yang menjadi lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara itu berhasil ditutup.
"Setelah ada solusi dan keberanian pimpinan daerahnya, hari bisa terlaksana dan menjadi sejarah baru," imbuh Salim.
Penutupan Gang Dolly dilaksanakan mulai hari ini, Kamis (19/6/2014) setelah semalam Pemerintah Kota Surabaya, Pemprov Jawa Timur bersama dengan Pemerintah Pusat secara bersama-sama membacakan deklarasi penutupan Gang Dolly di gedung Islamic Center Surabaya. Kepolisian dan TNI pun disiagakan untuk mengawasi jalannya deklarasi tersebut.
Penutupan Gang Dolly dilaksanakan mulai hari ini, Kamis (19/6/2014) setelah semalam Pemerintah Kota Surabaya, Pemprov Jawa Timur bersama dengan Pemerintah Pusat secara bersama-sama membacakan deklarasi penutupan Gang Dolly di gedung Islamic Center Surabaya. Kepolisian dan TNI pun disiagakan untuk mengawasi jalannya deklarasi tersebut.
Gang Dolly Resmi Ditutup Oleh Pemkot Surabaya
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
09:44
Rating:
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
09:44
Rating:

No comments:
- Berikan respon anda dengan memberikan komentar yang baik. Baca Disclaimer.
- Kotak komentar ini hanya dikhususkan bagi pengunjung yang memiliki akun Google (Gmail / Google Plus).
- Jika anda tidak memiliki akun Google, silahkan berkomentar via Facebook di bagian atas.