Nemukabar.com - Serangan siber oleh para hacker saat ini memang telah meresahkan berbagai kalangan pengguna internet. Setelah beberapa waktu yang lalu sebuah situs penyimpanan data milik Apple, iCloud berhasil dibobol oleh peretas anonim sehingga dokumen pribadi para artis hollywood terbongkar, kini giliran Google.
Salah satu layanan yang dikelola oleh perusaahan teknologi terbesar di dunia itu baru-baru ini dikabarkan telah berhasil dibobol oleh peretas yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya. Beberapa data pelanggan Google yang berhasil dicuri adalah username, password dan nomor rekening.
Diduga, para pelaku peretasan berasal dari negara di Rusia atau Eropa timur, hal ini karena di dua wilayah tersebut ditemukan ada aktifitas penyimpangan keamanan yang cukup tinggi baru-baru ini.
Meski demikian, pihak Google telah melakukan upaya cepat untuk menanggulangi serangan tersebut. Berbagai celah telah diamankan dan para pelanggan Google khususnya Gmail diminta untuk mengubah password mereka dengan karakter yang lebih aman lagi.
Dikabarkan jika serangan tersebut tak begitu berdampak secara signifikan terhadap para pengguna, hanya beberapa orang yang diklaim mengalami kerugian. Terlebih lagi sekitar 40% saja nomor rekening pelanggan yang aktif.
Menurut juru bicara Google dikutip dari situs Mashable, ia menjelaskan jika tim mereka akan terus melakukan pemantauan terhadap berbagai aksi peretasan. Melakukan peningkatan keamanan merupakan prioritas bagi perusahaan yang dinahkodai oleh Larry Page itu.
"Setiap kali kita menyadari bahwa akun mulai lemah, kita akan mengambil tindakan-tindakan untuk membantu para pengguna mengamankan akun mereka," ujar jubir Google.
Memang saat ini dunia maya tengah dihebohkan oleh berbagai serangan siber, bahkan website sekelas LinkedIn, iCloud dan sebagainya pun telah berhasil disusupi pihak-pihak yang tak bertanggung jawab.
Demi keamanan data pengguna, sebaiknya gunakan password login dengan kombinasi huruf dan angka yang susah ditebak orang dan tidak menyimpan hasil login di komputer yang tak sering digunakan oleh orang lain.
Salah satu layanan yang dikelola oleh perusaahan teknologi terbesar di dunia itu baru-baru ini dikabarkan telah berhasil dibobol oleh peretas yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya. Beberapa data pelanggan Google yang berhasil dicuri adalah username, password dan nomor rekening.
Diduga, para pelaku peretasan berasal dari negara di Rusia atau Eropa timur, hal ini karena di dua wilayah tersebut ditemukan ada aktifitas penyimpangan keamanan yang cukup tinggi baru-baru ini.
Meski demikian, pihak Google telah melakukan upaya cepat untuk menanggulangi serangan tersebut. Berbagai celah telah diamankan dan para pelanggan Google khususnya Gmail diminta untuk mengubah password mereka dengan karakter yang lebih aman lagi.
Dikabarkan jika serangan tersebut tak begitu berdampak secara signifikan terhadap para pengguna, hanya beberapa orang yang diklaim mengalami kerugian. Terlebih lagi sekitar 40% saja nomor rekening pelanggan yang aktif.
Menurut juru bicara Google dikutip dari situs Mashable, ia menjelaskan jika tim mereka akan terus melakukan pemantauan terhadap berbagai aksi peretasan. Melakukan peningkatan keamanan merupakan prioritas bagi perusahaan yang dinahkodai oleh Larry Page itu.
"Setiap kali kita menyadari bahwa akun mulai lemah, kita akan mengambil tindakan-tindakan untuk membantu para pengguna mengamankan akun mereka," ujar jubir Google.
Memang saat ini dunia maya tengah dihebohkan oleh berbagai serangan siber, bahkan website sekelas LinkedIn, iCloud dan sebagainya pun telah berhasil disusupi pihak-pihak yang tak bertanggung jawab.
Demi keamanan data pengguna, sebaiknya gunakan password login dengan kombinasi huruf dan angka yang susah ditebak orang dan tidak menyimpan hasil login di komputer yang tak sering digunakan oleh orang lain.
Setelah Dibobol Hacker, Google Peringatkan Pengguna Ubah Password
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
00:04
Rating:
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
00:04
Rating:

No comments:
- Berikan respon anda dengan memberikan komentar yang baik. Baca Disclaimer.
- Kotak komentar ini hanya dikhususkan bagi pengunjung yang memiliki akun Google (Gmail / Google Plus).
- Jika anda tidak memiliki akun Google, silahkan berkomentar via Facebook di bagian atas.