Nemukabar.com - Setelah kasusnya terbongkar, kedua pelaku pencabulan siswa TK Jakarta International School (JIS) akhirnya meminta maaf. Kedua pelaku bernama Agun Iskandar dan Virgiawan Amin mengaku melakukan pelecehan seksual terhadap AK (6) di toilet sekolah tersebut sebanyak satu kali. Dan perbuatan itu pun diakui keduanya dilakukan secara spontan tanpa ada unsur perencanaan sebelumnya.
Melalui kuasa hukum keduanya, Djarot Soneta menjelaskan bahwa kedua kliennta itu tidak pernah melakukan perencanaan sebelumnya apalagi mengintai korban sebelum melancarkan aksinya. Saat korban menuju ke toilet pada tanggal 5 Maret sendirian, barulah kedua tersangka mengerjai korban dengan cara yang tidak wajar.
Saat ini pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan psikologis terhadap kedua tersangka untuk mengetahui secara pasti kondisi kejiwaan mereka. Selain itu, pihak kepolisian pun telah melakukan tes terhadap kedua tersangka namun virus herpes yang menimpa AK tak ditemukan. Saat ini kedua pelaku pun telah mendekam di penjara Polda Metro Jaya sejak Senin (14/4/2014).
Selain itu pihak kepolisian juga melakukan pemeriksaan terhadap dua orang petugas keamanan berinisial AJ dan ZA yang juga diduga melakukan tindakan pencabulan, hal ini dilakukan untuk mencari apakah virus herpes berada di kedua petugas keamanan tersebut.
Saat ini kedua pelaku yang merupakan cleaning service alih daya yang bekerja di JIS tengah terjerat UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Pasal 82 tentang Pencabulan Anak di Bawa Umur. Keduanya pun diancam dengan hukuman 15 tahun penjara.
Pelaku Pencabulan Siswa JIS Minta Maaf
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
19:43
Rating:
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
19:43
Rating:
