Nemukabar.com - Bupati Bogor non-aktif, Rahmat Yasin telah menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung. Dalam agenda tersebut, pihak Majelis Hakim mendengarkan penjelasan Rahmat Yasin terkait keterlibatannya FX Yohan Yok yang merupakan kuasa dari PT Bukit Jonggol Asri.
Meski sempat molor dari jadwal yang telah ditentukan, persidangan tetap berlangsung baik. Bahkan sepanjang proses persidangan tersebut, Bupati Bogor yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengakui jika dirinya memang menerima uang suap terkait Pemilihan Umum 2014.
"Saya terpaksa menerima (suap), saya sebagai manusia yang punya batasan. Saya sedang ada di posisi orang politik yang punya beban besar untuk menghadapi Pileg," terang Rahmat Yasin, Kamis (14/8/2014).
Meskipun telah menerima uang suap untuk melakukan rekomendasi alih fungsi lahan oleh terdakwa Yohan, Rahmat mengaku sangat menyesal dan mengakui jika dirinya memang salah.
"Saya salah dan saya menyesal, saya kembalikan (uang suap) kepada Negara," imbuhnya.
Diketahui jika pada tanggal 7 Mei 2014, Bupati Bogor dari PPP itu terjaring upaya tangan oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kediamannya di kawasan Curug Mekar, Bogor pasca melakukan agenda Rebo Keliling (Boling) di kawasan Bojong Gede. Tim KPK menemukan barang bukti uang sebanyak Rp. 3 miliar. Diduga kuat sebagai hasil suap yang diterima oleh Rahmat Yasin.
Meski demikian, pihak KPK pun asih mendalami kasus suap tersebut termasuk adanya peran orang lain dalam kasus tersebut.
"Sampai saat masih akan ditindak lanjuti, apakah ada penerima maupun pemberi (suap) lainnya. Pengakuan (Rahmat Yasin) perlu diuji dan bukti," ujar Juru bicara KPK, Johan Budi, Kamis (14/8/2014).
Rahmat Yasin : Saya Salah dan Saya Menyesal
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
23:12
Rating:
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
23:12
Rating:

No comments:
- Berikan respon anda dengan memberikan komentar yang baik. Baca Disclaimer.
- Kotak komentar ini hanya dikhususkan bagi pengunjung yang memiliki akun Google (Gmail / Google Plus).
- Jika anda tidak memiliki akun Google, silahkan berkomentar via Facebook di bagian atas.