Nemukabar.com - Cinta memang tak kenal jarak dan waktu. Dengan cinta banyak orang yang rela melakukan apapun demi membahagiakan pasangannya. Namun apa jadinya jika cinta itu hanyalah sebuah isapan jempol belaka.
Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Nampaknya itulah yang tengah dialami oleh berinisial LD (41) warga Banyuasin, Sumatra Selatan. Alih-alih memadu kasih dengan pria yang baru dikenalnya melalui akun jejaring sosial Facebook, janda satu ini harus melepas harapannya untuk membina bahtera rumah tangga dengan laki-laki. Bahkan ia pun harus kehilangan uangnya sebesar Rp. 28 juta setelah ditipu mentah-mentah oleh pria yang mengaku sebagai anggota kepolisian itu.
Pada tanggal 25 April 2014, LD dan terlapor bernama Tabrani (nama facebook polisi gadungan) berkenalan di Facebook. Sejak perkenalannya itu keduanya sudah mulai menjalin komunikasi yang begitu intensif baik melalui telepon maupun sosial media.
Sudah sedemikian dekat, tiba-tiba pria yang diduga sebagai polisi gadungan itu mengajaknya menikah. Sontak LD pun tak begitu cepat percaya, namun usaha keras pria tersebut untuk meyakinkan sang janda membuat LD bertekuk lutut.
Alih-alih ingin pindah tugas ke Banyuasin agar bisa bertemu terus dengan LD, polisi gadungan itu meminta LD untuk mengirimkan sejumlah uang. Yakin dengan niat pria itu, LD pun mentransfer uang sebesar Rp. 28 juta ke rekening pria itu. Setelah dikirim, LD pun mencoba mengklarikasi apakah uang yang ia kirim sudah diterima atau belum.
Dari situlah mulai ada gelagat tak sedap. Saat disms tak kunjung ada balasan, ditelepon pun nomor ponsel pria itu tak kunjung aktif, bahkan parahnya lagi akun facebook yang menjembatani keduanya berkomunikasi telah dihapus.
Mendapati dirinya telah ditipu, LD pun langsung mengadukan kasus penipuan tersebut ke Polda Sumatera Selatan untuk ditindak lanjuti. Sejauh ini LD memang mengaku telah kenal dengan pria itu, hanya saja ia tak begitu tahu dimana dia tinggal dan tak jelas pula dimana lokasi tugas pria yang mengaku sebagai anggota kepolisian itu.
"Saya eblum tahu alamatnya dan tugas dimana sebagai anggota polisi," tutur LD, Kamis (5/6/2014).
Mendapati pengaduan tersebut pihak Polda Sumatera Selatan telah mencoba melakukan pencarian terhadap terlapor untuk dimintai keterangannya. Selain itu Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova meminta kepada siapapun untuk tak mudah tertipu dengan hal-hal semacam itu. Bahkan untuk biaya mutasi pun diakuinya gratis tanpa perlu biaya. Hanya saja harus ada pemberitahuan dari Kepala Biro SDM Polda Sumatera Selatan.
Gambar ilustrasi
Ditipu Polisi Gadungan, Janda Ini Gagal Menikah dan Rp. 28 Juta Raib
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
15:05
Rating:
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
15:05
Rating:

No comments:
- Berikan respon anda dengan memberikan komentar yang baik. Baca Disclaimer.
- Kotak komentar ini hanya dikhususkan bagi pengunjung yang memiliki akun Google (Gmail / Google Plus).
- Jika anda tidak memiliki akun Google, silahkan berkomentar via Facebook di bagian atas.