Disebut Acara Tak Berizin, PT Unilever Indonesia Menyangkal

Risma
Nemukabar.com - Rusaknya taman Bungul akibat acara Wall's Ice Cream Day yang diselenggarakan di kawasan taman Bungul, Surabaya, Minggu (11/5/2014) oleh PT. Unilever Indonesia disebut-sebut tak berizin.

Selain itu, kerusakan taman pun diklaim lantaran animo masyarakat Surabaya yang membludak dan kurangnya antisipasi dari pihak panitia penyelenggara terhadap hal-hal yang terjadi. Hal ini pun yang membuat Wali Kota Surabaya, Risma marah besar.

Saat dituding kegiatan tersebut tak berizin. Pihak Unilever langsung membantahnya. Diakui anak perusahaan dari Belanda itu mengklaim telah mengantongi izin dari pihak-pihak terkait. Bahkan mereka mengaku jika izin tersebut telah mereka dapatkan sejak tanggal 24 April 2014 lalu.

"Kami sudah dapat izin dari Polrestabes Surabaya dan Dinas Lingkungan Hidup Surabaya," ujar pihak PT. Unilever Indonesia kepada Tribunnews, Minggu (11/5/2014).

Selain itu, pihak Unilever pun ingin bertemu dengan Ibu Risma untuk menjelaskan kronologi kejadian tersebut hingga berujung pada kerusakan taman yang disebut-sebut sempat mendapatkan penghargaan 'Socret Award' dari dunia Internasional itu.

Meski demikian, mereka mengaku memang tak melakukan atisipasi sebelumnya terhadap membludaknya partisipan kegiatan Wall's Ice Cream Day itu di Surabaya.


Gambar ilustrasi : Tribunnews
Disebut Acara Tak Berizin, PT Unilever Indonesia Menyangkal Disebut Acara Tak Berizin, PT Unilever Indonesia Menyangkal Reviewed by Muhammad Ibnu Idris on 22:31 Rating: 5

No comments:

- Berikan respon anda dengan memberikan komentar yang baik. Baca Disclaimer.
- Kotak komentar ini hanya dikhususkan bagi pengunjung yang memiliki akun Google (Gmail / Google Plus).
- Jika anda tidak memiliki akun Google, silahkan berkomentar via Facebook di bagian atas.

Powered by Blogger.