Nemukabar.com - Benarkah Bumi punya saudara kembar? Entahlah, tapi sebuah penemuan yang sangat mencengangkan bahwa tim antariksa dari NASA mengklaim berhasil menemukan sebuah planet yang sangat mirip dengan bumi. Ukurannya pun kira-kira 1,1 kali lebih besar dari bumi dan hal yang menarik, di planet tersebut disinyalir memiliki kandungan air yang dapat memberikan kehidupan di sana.
Planet temuan NASA itu diberi nama Kepler 186f. Jaraknya sekitar 490 tahun cahaya dari bumi. Dipastikan planet mirip bumi tersebut berada di luar galaksi Bima Sakti. Penemuan tersebut dilakukan oleh tim antariksa yang dipimpin oleh Elisa Quintana dari SETI Institut di NASA. Penemuan tersebut bisa dibilang sebagai penemuan termaju sepanjang sejarah peradaban misi Astronot dalam menjalankan misinya.
Memiliki tekstur yang sangat mirip dengan bumi, para antariksawan mensinyalir ada kehidupan di planet tersebut. Selain itu jarakya dari tata suryanya pun sangat memungkin sekali adanya air kehidupan di planet Kepler 186f itu.
Menurut informasi yang dilansir oleh Dailymail bahwa planet Kepler 186f ini juga terdapat bebatuan yang juga mirip dengan bumi. Meski para astronot pernah menemukan sebuah planet di luar galaksi Bima Sakti yang disinyalir ada kehidupan di sana bernama Exoplanets, namun baru kali ini ditemukan planet yang juga disinyalir terdapat kehidupan yang juga seukuran dengan bumi. Lalu apakah benar-benar ada kehidupan di sana?
Planet Kepler 186f berada di Zona Goldilocks. Zona ini adalah kawasan di sekitar bintang-bintang yang memiliki suhu sangat pas dan dapat membentuk sebuah kehidupan dan air tepat seperti yang ada pada planet bumi. Dan untuk memastikan apakah ada aktifitas kehidupan di sana diperukan teleskop yang super canggih.
Untuk memenuhi penelitian lebih lanjut, NASA akan meluncurkan sebuah teleskop khusus bernama James Webb yang dapat melihat keadaan permukaan planet Kepler 186f. Rencananya teleskop itu akan dikeluarkan pada tahun 2018 mendatang.
Source image : NASA.gov
Source image : NASA.gov
NASA Temukan Planet Mirip Bumi Sejauh 490 Tahun Cahaya dari Bumi
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
10:25
Rating:
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
10:25
Rating:

