Kisah Cinta Edo Sang Bengal Sekolah Part 1

Kisah cinta Edo part 1
Edo. Dia adalah seorang pembuat onar di sekolah Hasyim Asyari Bangsri. Tak ada seorangpun yang berani menentang apa maunya. Bila ada yang berani macam-macam, sudah di habisin olehnya. Ia juga seorang yang sering bolos dan doyan kabur saat mata pelajaran yang tidak di sukai atau jika tidak mood belajar.


Waktu itu, “Edo kemana?,” Tanya pak Hasan (guru) di saat mengabsen muridnya di kelas. Semua anak menundukkan pandangannya dan tak ada satupun yang menjawab pertanyaan itu dan suasana menjadi hening, 15 detik kemudian ada seorang anak yang berani angkat bicara dia adalah ketua kelas. Sebut saja namanya darto.“Dia Blurut (membolos jawa-red) pak, sejak habis istirahat tadi,” katanya kemudian.

Karena aduan atau kejujuran dari teman sekelasnya itu, dia mendapatkan hukuman dari guru mata pelajaran tersebut. Hal itu yang membuat Edo naik pitam. Betapa marahnya dia, ia marah membanting kursi di kelasnya dan mencari tahu siapa yang berani mengadukannya, begitu dia mengetahui siapa orangnya, tak ada kata maaf lagi, orang itu di ludahin mukanya, dia dipukulin. Sadis sekali.! Bukan hanya itu, dia juga sering nongkrong di tangga untuk gangguin temannya yang mau lewat.

Siang itu dia dan geng beraksi. Ada seorang anak yang cukur gundul, sebut sana namanya Panjul. Dia dan teman-temannya mendatanginya sambil memegang spidol. Lalu memaksa anak itu untuk mau di coret kepalanya. Bagaimana mungkin menolak, dia kan rajanya reseh di sekolah itu.

Hai…..! teman-teman !!! Dengerin ……!!,” Teriaknya sambil melotot-melototkan matanya. "Apabila coretan ini sampai dihapus, maka semuanya harus memukulinya," lanjutnya. Anak itu coba menghapusnya dan semua anak memukulinya. Anak itu benar-benar hanya bisa  pasrah dengan menahan perih dan malu namun tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Malang sekali nasib Panjul ini.

Itulah sesosok Edo dan  masih banyak hal yang dilakukannya bersama teman-temannya di geng biang onar itu.

Hingga kenaikan kelas X1. Ada seorang cewek yang membuat hatinya bergetar. Cewek yang membuatnya penasaran setengah mati. Cewek yang sangat anggun tai super cuek dan jutek.

Suatu ketika ia menyapa cewek itu . Namun, ia dicuekin habis-habisan. Ia merasa terhina dan memukul salah satu kepala temannya yang paling dekat dengan posisinya untuk melampiaskan kemarahannya itu dan temannya hanya dapat pasrah dengan kemarahannya Edo. Semenjak itu, dia menjadi semakin penasaran  dan  ingin sekali dekat dengan cewek itu. Walau hanya menjadi sahabat.

Dengan tekad bulatnya, ia mendatangi kelas cewek pujaan hatinya itu. Bersaha mencari  informasi dari teman cewek itu. Bebagai informasi yang bersangkutan dengan cewek yang sudah buat dirinya penasaran dan terus mengorek beritanya sampai hal paling pribadi cewek itu, tentang seseorang  yang ternyata memiliki pribadi yang anggun, pintar, cantik, dan baik hati.

Alyana, itu tidak suka dan bahkan benci yang namanya orang nakal, paling elergi deket-deket orang nakal,” kata Ifa teman Alya, cewek yang membuat hati Edo berdebar-debar.

Kata-kata itu selalu terngiang di otak dan telinga yang membuatnya pekik, kemudian ia medapatkan nomer HP Alyana dari temannya itu. Ia mecoba memulai berkenalan lewat alat komunikasi (HP), namun no result tak begitu di gubris.

Sembari Edo mengurangi aktifitas kenakalannya dan ia melakukan hal-hal yang bisa memancing simpati dan perhatian dari Alyana, namun apa yang dilakukannya sama sekali tidak membuat Alyana simpati dan membuat Edo semakin geram dan penasaran. Hal yang dilakukan oleh pria super bandel dan doyan buat onar di sekolah ini segera mendatangi teman sekelas Alyana  kembali, ia menceritakan kegagalannya itu dan sambil tetap mengorek hal-hal yang mungkin belum dia tahu.

Emm… mendingan kamu coba deketin mbah dor (temen sekelas Alyana juga) dech, dia teman Alyana waktu di MTS dulu. Kelihatannya mereka lumayan akrab,” terang Ifa.

Edo mulai kebingungan karena dia sama sekali tidak mengenal mbah dor yang disebut Ifa itu, bagaimana dia bisa mendekatinya? Ia memutar otak beberapa saat.

Kira-kira apa yang di sukai mbah dor?,” Tanya Edo.

Aku tidak tahu persis sich, tapi dia ikut ekstrakurikuler volly di sekolah sih,” ujar Ifa

Mendengar ucapan dari Ifa kali ini, ia bernafas sedikit lega karena kebetulan ia juga sangat menyukai olahraga volly. Dengan sedikit agak terpaksa ia mengikuti ekstrakurikuler karena memang meski suka volly tapi Edo paling males ikut kegiatan Ekskul di sekolah. Edo ikut ekskul volly di sekolah MA Hasyim Asyari bangsri Jepara hanya untuk lebih dekat dengan mbah dor dan mengenalnya. 

Sudah tahu kalau Edo memang suka volly dan memang jago dalam olahraga volly hingga berkat kelihaiannya bermain volly, ia menjadi andalan di sekolah dan naik pamor. Namun, ia tak peduli dengan semua itu, yang ada di fikirinnya adalah bagaimana caranya kenal dengan mbah dor dan berharap mendapatkan informasi mengenai Alyana yang sudah buat fikirannya ngalor-ngidul itu.

Dua minggu telah berlalu, dia berhasil berkenalan dengan mbah dor bahkan hingga akrab. Dari mbah dor, dia sudah sedikit mengenal sosok Alyana. Mulai saat itu Edo mencoba untuk merubah sikap seperti apa yang disampaikan oleh Ifa beberapa waktu yang lalu soal hal yang nggak disuka sama Alyana. Edo pun mengurangi kebiasaan blurud (membolos)nya itu, ngurangin kebiasaan memukul temannya dan mencoba ikut pelajaran sekolah seluruhnya walau kadang masih mbeleng (membandel).

Suatu pagi berangkat sekolah, Edo sengaja menunggu kedatangan Alyana di dekat tangga lantai pertama. Begitu Alyana lewat, dia sengaja membarengi langkahnya sambil menyapa menggoda. Sampai habis tangga lantai 3.




Bersambung ....

Contributed by : Naela Hidayah, Chessy
Kisah Cinta Edo Sang Bengal Sekolah Part 1 Kisah Cinta Edo Sang Bengal Sekolah Part 1 Reviewed by Muhammad Ibnu Idris on 09:53 Rating: 5

No comments:

- Berikan respon anda dengan memberikan komentar yang baik. Baca Disclaimer.
- Kotak komentar ini hanya dikhususkan bagi pengunjung yang memiliki akun Google (Gmail / Google Plus).
- Jika anda tidak memiliki akun Google, silahkan berkomentar via Facebook di bagian atas.

Powered by Blogger.