Nemukabar.com, Jakarta - Skandal Bank Century yang saat ini masih diupayakan pengusutannya oleh pihak KPK belum juga ketemu klimaks-nya, padahal kasus tersebut sudah berlangsung sejak hampir 5 tahun yang lalu.
Atas kepedulian terjahadap bergulirnya kasus yang diduga kuat telah merugikan negara hingga Rp. 6,7 triliun tersebut memaksa gabungan aliansi mahasiswa yang terdiri dari 6 kampus yang juga mengatas namakan Gerakan Aksi Mahasiswa (GAM) Indonesia menyerbu gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rasuna Said untuk menyerukan ketegasan pihak KPK untuk lebih serius menangani kasus yang telah bertahun-tahun tidak kunjung selesai itu.
Sekitar 30 masa aksi yang ikut berunjuk rasa di depan gedung KPK menuntut agar segera Boediono untuk diproses lebih cepat dan tegas agar masyarakat tidak melulu dinina bobokkan dengan kasus tersebut.
"Kami terus menuntut agar elemen superbody untuk segera memanggil Boediono dan diadili sesuai dengan janji KPK untuk mengusut dan menyelesaikan kasus tersebut, jangan terlalu ditarik ulur," ujar orator aksi.
Terlihat saat puku 14.45 WIB, perwakilan dari masa aksi mencoba masuk ke gedung KPK untuk membawa suara dan persetujuannya dalam bentuk simbolis kepada pihak KPK. Berupaya agar segera menandatangani persetujuan tersebut, namun nampaknya pihak KPK menolak menandatangi dan lagi-lagi mengumbar janji untuk terus mengusut kasus tersebut.
Saat setelah perwakilan dari masa aksi keluar dari gedung KPK, koordinator lapangan segera memberikan penjelasan kepada masa aksi bahwa KPK telah berjanji akan sesegera mungkin menyelesaikan kasus yang telah merugikan negara hingga 6,7 triliun rupiah itu.
"Pihak KPK tidak bersedia menandatangani perjanjian kita, tapi KPK telah berjanji untuk segera menyelesaikan kasus bailout Bank Century itu," ujar korlap, Abdul wahid di depan gedung KPK, Jumat (7/3/2014).
Setelah memberikan keterangan, masa aksi kemudian membubarkan diri pada pukul 15.00 WIB.
Anggap Boediono Anak KPK, GAM Indonesia Serbu KPK
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
16:11
Rating:
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
16:11
Rating:

No comments:
- Berikan respon anda dengan memberikan komentar yang baik. Baca Disclaimer.
- Kotak komentar ini hanya dikhususkan bagi pengunjung yang memiliki akun Google (Gmail / Google Plus).
- Jika anda tidak memiliki akun Google, silahkan berkomentar via Facebook di bagian atas.