Nemukabar.com - Leon Britton gelandang Swansea City mengaku telah mendapatkan kritikan yang sulit di mengerti dari Wayne Rooney.
Striker Manchester united sebagai salah satu pemain terbaik yang tidak pernah ia hadapi, dan ia mengatakan, bahwa ia tidak tahu mengapa kapten Ingris itu datang di bawah api dari tenpat tertentu.
"Wayne Rooney mungkin adalah pemain paling sulit yang pernah saya hadapi sebagai lawan," kata Britton Sportmole.
"Saya bermain tengah defensif dan dia menjatuhkan kedalaman, itu merupakan mimpi paling buruk saya dalam menhadapinya. Dia selalu menemukan ruang, dan dia bisa lulus, dia mampu mencetak gol dan saya tidak mengerti tongkat yang di dapatnya".
"Ketika dia bermain untuk Ingris, orang-orang banyak memilih menonton permainanya, dia pemain fantastis dan dia seorang kapten".
Rooney mencetak sebagai United mengalahkan Queens Park Rangers 4-0 pada minggu lalu.
Striker Manchester united sebagai salah satu pemain terbaik yang tidak pernah ia hadapi, dan ia mengatakan, bahwa ia tidak tahu mengapa kapten Ingris itu datang di bawah api dari tenpat tertentu.
"Wayne Rooney mungkin adalah pemain paling sulit yang pernah saya hadapi sebagai lawan," kata Britton Sportmole.
"Saya bermain tengah defensif dan dia menjatuhkan kedalaman, itu merupakan mimpi paling buruk saya dalam menhadapinya. Dia selalu menemukan ruang, dan dia bisa lulus, dia mampu mencetak gol dan saya tidak mengerti tongkat yang di dapatnya".
"Ketika dia bermain untuk Ingris, orang-orang banyak memilih menonton permainanya, dia pemain fantastis dan dia seorang kapten".
Rooney mencetak sebagai United mengalahkan Queens Park Rangers 4-0 pada minggu lalu.
Leon Britton Bingun Dengan Kritik Rooney
Reviewed by Unknown
on
11:00
Rating:
Reviewed by Unknown
on
11:00
Rating:


No comments:
- Berikan respon anda dengan memberikan komentar yang baik. Baca Disclaimer.
- Kotak komentar ini hanya dikhususkan bagi pengunjung yang memiliki akun Google (Gmail / Google Plus).
- Jika anda tidak memiliki akun Google, silahkan berkomentar via Facebook di bagian atas.