Nemukabar.com - Berbagai hasil penghitungan cepat (Quick Count) yang condong berbeda-beda ini membuat berbagai kalangan gerah, salah satunya adalah Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi).
Badan yang menaungi berbagai lembaga survei nasional itu akan segera memanggil dan mengaudit seluruh lembaga survey yang berada di bawah naungannya. Hal ini lantaran agar seluruh lembaga survei tidak melakukan tindakan yang melanggar aturan standar yang telah disepakati.
"Kita akan minta konfirmasi dan akan audit semuanya, jika melanggar kita akan berikan sanksi kepada mereka," terang ketuam Persepi, Hamdan Muluk, Rabu (9/7/2014).
Diakui Persepi, badan tersebut baru lekakukan audit saat ini lantaran adanya perbedaan hasil survei yang dilakukan oleh beberapa lembaga yang menampilkan perhitungan yang berbeda-beda. Hamdan menghimbau agar lembaga survei tidak melakukan tindakan yang meresahkan masyarakat.
"Lembaga survey ini kan kaitannya dengan kajian ilmiah, jadi jangan bermain-main dengan ini," imbuhnya.
Diketahui beberapa lembaga survey menampilkan hasil yang cukup berbeda. Diantaranya adalah :
1. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menampilkan Jokowi unggul di 53,3% dari Prabowo yang memperoleh suara 46,7% dari 98,05% suara masuk.
2. Center for Strategic and International Studies (CSIS)-Cyrus Network yang menampilkan hasil survei menyatakan Jokowi unggul 51,9% di atas Prabowo yang memperoleh suara 48,1% dari 99,90% suara yang masuk.
3. Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menyebutkan jika Jokowi unggul dengan perolehan suara 52,34% dibandingkan dengan Prabowo dengan perolehan 47,66% dari 100% data yang telah masuk.
4. Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas yang menyatakan jika Jokowi masih tetap unggul di angka 52,34% di atas Prabowo dengan perolehan angka 47,66% dari 100% data yang berhsil masuk.
5. Indikator Politik menyampaikan jika Jokowi pun masih tetap unggul dengan perolehan suara 52,94% di atas Prabowo yang menuai suara 47,06% dari 99,5% data yang berhasil masuk.
6. Radio Republik Indonesia (RRI) menyampaikan juga jika Jokowi unggul dengan perolehan suara 52,60% di atas Prabowo dengan suara 47,40% dari 97% suara yang masuk.
7. Populi Center menyatakan jika perolehan suara Jokowi unggul 50,94% dibandingkan Pabowo dengan suara 49,06% dari 97% suara yang berhasil masuk.
8. Jaringan Suara Indonesua (JSI) menyebutkan jika Jokowi kalah dengan perolehan suara 49,84% dibandingkan Prabowo yang lebih unggul dengan perolehan 50,15% dari 91,35% suara yang masuk.
9. Pusat Kajjian dan Pembangunan Strategi (Puskaptis) menyatakan hasil surveinya tersebut menampilkan Prabowo Subianto unggul 52,05% di atas Jokowi dengan perolehan 47,95% dari 93,41% suara yang telah masuk.
10. Lembaga Survei Nasional (LSN) menyampaikan jika Prabowo unggul dengan perolehan suara 50,56% di atas Jokowi dengan perolehan angka 49,44% dari 96,51% suara yang berhasil masuk.
11. Indonesia Research Center (IRC) yang menyebutkan jika dari suara yang telah masuk sebanyak 100% menampilkan Jokowi hanya memperoleh suara 48,89% dibandingkan Prabowo yang naik dengan suara 51,11%.
PERSEPI Akan Audit Seluruh Lembaga Survei yang Dinaunginya
Reviewed by Muhammad Ibnu Idris
on
11:07
Rating:
No comments:
- Berikan respon anda dengan memberikan komentar yang baik. Baca Disclaimer.
- Kotak komentar ini hanya dikhususkan bagi pengunjung yang memiliki akun Google (Gmail / Google Plus).
- Jika anda tidak memiliki akun Google, silahkan berkomentar via Facebook di bagian atas.